Jenis jenis website

 

  1. Company profile
    Company profile adalah website yang bersifat statis, dan biasanya dibuat oleh perusahaan/organisasi untuk menampilkan informasi yang terkait dengan perusahaan, seperti nama perusahaan, produk perusahaan, visi misi, dan halaman kontak.

Karena itu, jenis website ini lebih fokus dengan tampilan desain yang menawan dan informasi tetap jelas ditunjukkan.

  1. Government
    Website Government memang resmi milik pemerintah nasional, pemerintah lokal, dan departemen pemerintah. Di dalam website ini memberikan informasi mengenai peraturan-peraturan mengenai pemerintahan, serta informasi berita yang terkait.
  1. eCommerce
    E-Commerce merupakan website yang menyajikan fitur untuk melakukan kegiatan jual beli suatu produk barang/jasa melalui portal internet.

Lazimnya website ini menawarkan fitur menarik dan bisa menggantikan fungsi pada toko offline, misalnya tampilan produk, pemesanan barang, pengecekan produk, dan melakukan transaksi online.

E-commerce contohnya, lazada, amazon, tokopedia, shopee, buka lapak, dan lain sebagainya.

  1. Archive
    Website Archive digunakan untuk menyimpan konten-konten elektronik yang memungkinkan terancam hilang. Dengan begitu, akan bermanfaat jika portal website disadap orang tak bertanggung jawab, karena bisa dikembalikan seperti semula.

Misalnya Internet Archive yang sejak tahun 1996 telah menyimpan miliaran halaman website, dan Google Groups pada awal tahun 2005 telah mengarsip 845 lebih juta pesan yang diposting ke grup-grup diskusi online.

  1. Portal berita dan informasi
    Website berita dan informasi termasuk situs yang memuat berita atau artikel untuk dibaca para pengunjung. Biasanya berisi opini, dan artikel seputar politik, teknologi, dan lain-lain.

Situs berita layaknya koran, majalah, dan bulletin online. Adapun karakteritik situs berita tentu berbeda antara situs berita satu dengan lainnya. Contohnya: kompas, detik, liputan6, dan lainnya.

  1. Blog
    Kini banyak para blogger memanfaatkan media blog gratisan untuk menuliskan ide dan ekspresi dengan berbagai konten. Bahkan beberapa bloger professional mendapatkan bayaran saat menulis topic tertentu.

Adapun platform yang biasa digunakan untuk memulai blogging, misalnya blogger.com milik Google dan WordPress milik WordPress Foundation.

Bagaimanan, Freebuddies sudah paham jenis website di atas? 


Tentunya setelah mengenal jenis-jenis website berdasarkan fungsinya, cobalah memulai membuat website sesuai dengan kebutuhan, bisa blog pribadi, blog e-commerce, atau blog portal berita.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah Penuaan Penyakit yang Dapat Anda Balikkan? Pandangan pada Sains di Balik Gerakan Panjang Umur

Microbiome Gut Memainkan Peran Penting dalam Pengaturan Tidur

Apa Arti Romantis Sesungguhnya Setelah 10 Tahun Pernikahan